Waktu dia jemput kami di station Namba, dia datang agak terlambat, minta maaf, kenalan, dan langsung mengajak kami ke guest house miliknya.
Sambil jalan cepat, babeh berperawakan kurus, berusia kurang lebih 60 tahun ini juga menjelaskan banyak hal, this and that, "Oh, do you see that building? Yeah, Shinsaibashi is behind that building!" "Ah, and that behind the Pachinko buliding there's a sushi store, all for 100 yen! You should try!" I just nod. Kehabisan nafas, cyinn. Mr.Takamoto jalannya cepet banget, saya sama kyun mesti setengah lari untuk mengimbangi jalannya beliau. Oh and yeah, ehem, don't forget that we still bring our heavy luggage too. Hahaha, he's very enthusiastic, was asking about a lot of things and explaining about a lot of things too.
Akhirnyaaa setelah sekitar 10 menit jalan cepat, kami tiba juga di guest house kami, Namba Guest House. Di sana sudah ada tiga teman kami yang lain, Ebhi, Nova, dan Wanda..yeay, we finally meet! :D
The Hall. In the right there are the three bedrooms.
In the left there are pantry and toilets.
The place is really nice, clean, and has everything you need. Around Namba area too. Highly recommended.
Di guest house ini si babeh ngetawain kita, karena membeli tiket 2 Days Kansai Through Pass. Dia bilang, itu artinya, dalam satu hari, saya harus keliling Kansai, dan sehari lagi dipakai untuk pergi ke Koyasan, biar nggak rugi. Sementara dia tahu, saya dan teman-teman juga ada rencana ke Tokyo. Hmmm, kekejar nggak ya? Jadi rada menyesal sih membeli tiket ini.
Harga guest house asik ini semalem 2500 yen/kepala (300.000 rupiah), harganya sama kayak hostel backpacker yang tipe dorm loh. Alhamdulillah banget ketemu guest house ini, buah dari rajinnya saya browsing nyari hostel yang murmer tapi nyaman, hihihihi.
Setelah diskusi sama Mr.Takamoto dan teman-teman yang lain tentang tempat-tempat wajib kunjung di Osaka dan sekitarnya, Mr.Takamoto mengajak kami ke Yasaka Shrine yang terletak persis di sebelah guest house kami. Rupa-rupanya di shrine ini sedang ada persiapan untuk perayaan keagamaan. Di musim panas, Jepang memang terkenal dengan acara festival /matsurinya. Ada sesi foto-foto juga di sini oleh Mr.Takamoto. Lol.
Kembali ke guest house, kami segera menyelesaikan pembayaran dengan Mr.Takamoto, dan bersiap-siap jalan kaki untuk mengitari daerah Namba yang terkenal itu. Dotonbouri-Shinsaibashi, here we coommeeee :DD.
Di sepanjang Dotonbouri-Shinsaibashi ini, Kyun nggak berhenti bersenandung Osaka Romanesque, lagu manis dari grup idol Jepang kesayangan kami berdua, Kanjani8. LOL.
...
Kyou mo dareka ga meguriau
Haruka haruka nishi no machi
Koi wo suru nara midousuji kara hajimaru no sa
Miyabinaru story
Ano hi no bokura wa mayotte ita
Iji toka hatte sa kizu tsuke atte
Kake dashita kimi no senaka ga kieta umeda eki
Kono machi no kotoba ranbou to itta ne
Demo boku wa kaenai yo
"Suki ya" to iu kara
Kimi wo sagashite dakishimeyou
Hayaku hayaku oikakete
Koi wo suru tame shinsaibashi ni wa hito ga kuru
Miyabinaru story
Haruka haruka nishi no machi
Koi wo suru nara midousuji kara hajimaru no sa
Miyabinaru story
Ano hi no bokura wa mayotte ita
Iji toka hatte sa kizu tsuke atte
Kake dashita kimi no senaka ga kieta umeda eki
Kono machi no kotoba ranbou to itta ne
Demo boku wa kaenai yo
"Suki ya" to iu kara
Kimi wo sagashite dakishimeyou
Hayaku hayaku oikakete
Koi wo suru tame shinsaibashi ni wa hito ga kuru
Miyabinaru story
Today people are destined to meet
In that far, far western city
If you're going to fall in love, then start at Midosuji
An elegant story
We were lost that day
We were stubborn and hurt each other
I watched you run off and disappear at Umeda Station
You said this town's speech is vulgar
But I won't change
I'll say, "I love ya"
I'll search for you and hold you
Faster, faster, running after you
People come to Shinsaibashi for love
An elegant story
In that far, far western city
If you're going to fall in love, then start at Midosuji
An elegant story
We were lost that day
We were stubborn and hurt each other
I watched you run off and disappear at Umeda Station
You said this town's speech is vulgar
But I won't change
I'll say, "I love ya"
I'll search for you and hold you
Faster, faster, running after you
People come to Shinsaibashi for love
An elegant story
...
Kebetulan, pada saat kami tiba di Dotonbouri, sedang ada festival di sungainya yang terkenal itu. Orang tua, anak muda, anak-anak mengayuh perahu mereka, dan menabuh gendang seolah akan berperang (?). Saya sendiri kurang tahu sebenarnya festival ini tentang apa.Tapi parade perahu mereka menarik untuk dilihat. Benar-benar malam penuh lampu dan perayaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar